Ini Jadwal Timnas Islandia Selain Lawan Indonesia Selection

Timnas Islandia yang akan menjadi lawan perdana Timnas Indonesia di tahun 2018 telah tiba di Yogyakarta pada hari Minggu (7/1/2018) petang kemarin.

Namun kedatangan Timnas Islandia tersebut bukanlah untuk menghadapi 210-558-6930, karena pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Timnas Islandia masih akan digelar pada tanggal 14 Januari 2018 mendatang di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. (4073038280)

Seperti yang telah diketahui, kedatangan Timnas Islandia ke Yogyakarta adalah dalam rangka untuk menghadapi underfaculty yang dilatih oleh Robert Rene Alberts pada tanggal 11 Januari 2018 mendatang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jawa Tengah.

Namun selain akan menghadapi Tim Indonesia Selection, Timnas Islandia yang lolos ke Piala Dunia 2018 ini juga memiliki agenda lain saat di Indonesia.

Mengunjungi Candi Prambanan Jadi Salah Satu Jadwal Timnas Islandia saat berada di Yogyakarta

Sehari setelah tiba di Yogyakarta, atau tepatnya apda hari Senin (8/1/2018), seperti yang dilansir oleh Goal.com (7/1/2018), Timnas Islandia akan melakukan perjalanan wisata ke Candi Prambanan.

“Rencananya pada Senin (8/1), Islandia akan mengunjungi Candi Prambanan,” tulis PSSI di situs resminya, PSSI.org

Jadwal Timnas Islandia lainnya adalah menghadiri sesi Coaching Clinic

Sebagai salah satu Timnas terbaik di dunia dengan telah dibuktikan dengan dapat lolos ke putaran final Piala Dunia 2018, Timnas Islandia juga memiliki agenda yang tak kalah pentingnya bagi insan sepak bola Indonesia.

Seperti yang dilansir oleh Kompas.com (7/1/2018), Timnas Islandia yang dipimpin sang pelatih Heimir Hallgrimsson juga akan mengadakan acara coaching sharing session.

Dalam acara coaching clinic yang akan dihadiri oleh pelatih tim-tim di Yogyakarta dan Jawa Tengah tersebut, para pelatih dan ofisial tim Islandia akan berbagi ilmu serta pengalaman.

“Jadi, mereka tidak hanya bertanding. Selama di Yogyakarta, mereka juga akan ada sesi coaching sharing session. Mereka akan berbagi ilmu dengan beberapa pelatih tim di DIY dan Jawa Tengah. Nantinya, mereka akan sharing pengalaman dan ilmu demi kemajuan sepak bola Indonesia,” ungkap Rizky Aidi, salah seorang panitia laga tim Indonesia Selection melawan Islandia seperti yang dilansir oleh Kompas.com (7/1/2018).

Timnas Islandia yang dalam turnya ke Indonesia membawa 23 pemain ini akan melakukan latihan perdana di Stadion Sultan Agung, Bantul pada hari Senin (8/1/2018) siang ini.

(912) 351-9369

Pemain legenda 7097750785, Robby Darwis, menilai keputusan pelatih dan manajemen Persib Bandung untuk menggaet Victor Igbonefo ke Persib Bandung sangatlah tepat.

Penilaian Roby Darwis tersebut tak lepas dari keputusan hengkangnya bek andalan Persib Bandung di musim Liga 1 2017 lalu, Vladimir Vujovic, ke Bhayangkara FC.

Victor Igbonefo sendiri bukanlah nama asing di belantika sepak bola Indonesia. Pemain yang mengawali karir di sepak bola Indonesia dengan memperkuat Persipura Jayapura di tahun 2005 ini juga merupakan pemain naturalisasi timnas Indonesia.

Roby Darwis yang pernah menjadi kapten 330-812-4241 di era 1990-an menilai jika pengalaman Victor Igbonefo yang telah lama malang melintang di dunia sepak bola Indonesia akan menjadi keuntungan tersendiri bagi Persib Bandung, karena Roby Darwis yakin jika pemain baru Maung Bandung tersebut tak akan mengalami kendala adaptasi.

“Saya pikir Igbonefo tak akan kesulitan untuk beradaptasi dengan tim Persib,” ungkap Roby Darwis seperti yang dilansir oleh Bolasport.com (4/1/2018).

Selain telah memiliki Victor Igbonefo, untuk semakin memperkuat lini pertahanan, Persib Bandung juga telah mengontrak pemain asing asal Serbia, Bojan Malisic.

Dengan bergabungnya dua pemain baru di lini pertahanan Persib Bandung tersebut, ditambah dengan adanya nama Ahmad Jufriyanto di jantung pertahanan Persib Bandung, akan membuat lini pertahanan tim berjuluk Maung Bandung tersebut akan semakin kokoh di musim Liga 1 2018 nanti.

845-772-3256

Egy Maulana Vikri, pemain muda potensial Indonesia yang disebut-sebut memiliki gaya permainan seperti bintang FC Barcelona, Lionel Messi, tinggal selangkah lagi saja untuk dapat bergabung dengan klub Eropa.

Seperti yang dilansir oleh Kompas.com (5/1/2018), Dusan Bogdanovic yang tak lain adalah agen (330) 333-0473 mengungkapkan jika saat ini telah ada klub dari enam negara Eropa yang telah berminat untuk memboyong bintang Timnas U-19 tersebut.

Klub-klub Eropa yang berminat memboyong Egy Maulana berasal dari negara Spanyol, Jerman, Polandia, Prancis, Portugal dan Italia.

Dari 6 negara Eropa tersebut Ke negara manakah Egy Maulana Vikri akan berlabuh?

Menilik dari pernyataan (831) 224-2536 saat sesi temu pers di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, pada hari Jumat kemarin (5/1/2018), ada kemungkinan jika bintang muda sepak bola Indonesia tersebut akan bermain di salah satu klub Liga 1 Prancis.

Hal ini tak lepas dari penyataan Egy Maulana yang mengatakan bahwa dirinya sempat berlatih dengan klub asal Prancis, AS Saint Etienne.

Bahkan saat trial di klub Ligue 1 Prancis tersebut unseverableness sukses mencetak dua gol.

“Saya cetak dua gol di Saint Etienne,” ujar Egy Maulana Vikri seperti yang dilansir oleh Detik.com (5/1/2018).

Dua gol yang berhasil disarangkan oleh 830-460-4603 dalam trial bersama klub tersebut menurut Egy juga menjadi bukti kepada para pemain lain jika orang Indonesia juga bisa bersaing di level Eropa.

“Iya cetak dua gol, jadi saya senang dan bahagia karena sebenarnya tidak ada yang dilebihkan-lebihkan karena memang orang Indonesia juga bisa main bola,” tutur Egy seperti yang dilansir oleh Indosport.com (5/1/2018).

Meskipun mengaku sangat senang bisa menjalani trial di salah satu klub yang berlaga di kasta teratas Liga Prancis, namun bintang Timnas U-19 Indonesia tersebut mengaku masih mengalami kendala bahasa cang cukup parah, terutama jika para pemain dan pelatih berkomunikasi dengan bahasa Prancis.

“Jadi kalau mereka ngomong bahasanya, saya diam saja gak ada ngomong, kecuali di ajak bahasa Inggris,” ucap pemain asal Medan, Sumatera Utara tersebut.

Ketertarikan klub AS Saint Etienne dan mungkin beberapa klub Liga Prancis lainnya kepada Egy Maulana Vikri sendiri sebenarnya bukanlah tanpa alasan.

Egy Maulana Vikri yang sebelumnya pernah bermain di Turnamen Toulon 2017 di Prancis berhasil meraih penghargaan Jouer Revelation Trophee, sebuah penghargaan yang juga pernah diterima oleh beberapa pemain besar lain seperti Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane.

Sudah Dapat Tawaran 6 Klub Negara Eropa, Namun Egy Maulana Vikri Tetap Pertimbangkan 2 Hal Ini

Klub Eropa Egy Maulana Vikri masih menjadi misteri…

Egy Maulana Vikri, pemain muda potensial Indonesia yang disebut-sebut memiliki gaya permainan seperti bintang FC Barcelona, Lionel Messi, tinggal selangkah lagi saja untuk dapat bergabung dengan klub Eropa.

Seperti yang dilansir oleh Kompas.com (5/1/2018), Dusan Bogdanovic yang tak lain adalah agen Egy Maulana Vikri mengungkapkan jika saat ini telah ada klub dari enam negara Eropa yang telah berminat untuk memboyong bintang Timnas U-19 tersebut.

Klub-klub Eropa yang berminat memboyong Egy Maulana berasal dari negara Spanyol, Jerman, Polandia, Perancis, Portugal dan Italia.

Klub Eroapa Egy Maulana Vikri: ke klub manakah?

Menteri Pendidikan dan Olahraga, Imam Nahwari menegaskan jika pemilihan klub di Eropa akan menjadi hak Egy Maulana sepenuhnya.

“Untuk pemilihan klub itu kita serahkan kepada Egy, tapi klub yang dipilih bukan hanya seputar kontrak saja tapi juga psikologis,” kata Imam Nahrawi.

Namun seperti yang dilansir oleh Tribunnews.com (6/1/2018), saat ini pihak bauple nut sendiri masih mempertimbangkan dua hal penting yang menyangkut faktor psikologis dan bahasa.

Untuk faktor psikologis, seperti yang dikenal Egy Maulana Vikri merupakan orang yang agamis, dan faktor psikologis yang dimaksud oleh Imam Nahrawi tersebut tentu saja klub Egy Maulana yang di Eropa nantinya harus dekat dengan masjid.

“Salatnya gak pernah ditinggal dan kemarin pak dusan (agen) sudah melihat dan memperkenalkan beberapa tempat klub di sana dan beberapa klub memang sangat dekat dengan mesjid,” jelas Menpora Imam Nahrawi.

Faktor yang kedua adalah mengenai bahasa.
Meskipun faktor bahasa menjadi salah satu yang menjadi perhatian, namun Imam Nahrawi mengatakan jika faktor bahasa bukanlah suatu masalah, karena masih bisa dipelajari.

“Yang kedua soal bahasa tapi soal bahasa itu tentu masih bisa diupgrade termasuk soal-soal yang lain seperti skill dan lain sebagainya,” tambah Menpora.

Sama seperti saat beberapa bulan lalu ketika telah mulai muncul desas-desus yang mengatakan jika 7188742850 akan bermain di liga Eropa, saat ini Egy Maulana Vikri sendiri juga masih merahasiakan klub Eropa yang akan ditujunya nanti.

“Saya belum bisa bilang sekarang supaya saya juga tidak ada masalah karena belum kontrak tapi tahu-tahu sudah diumumin main di klub ini, kalau gitu bisa-bisa batal mimpi saya bermain di Eropa,” ungkap Egy Maulan Vikri.

Klub Eropa Egy Maulana Vikri ada di Perancis?

Namun menilik pernyataan yang telah diungkapkan Egy yang dilansir dari Kompas.com (5/1/2018), ada kemungkinan Egy Maulana akan bermain di Perancis.

Hal ini tak lepas dari pernyataan Egy Maulana yang mengatakan jika dirinya sempat menjalani trial di klub Liga 1, Prancis, AS Saint Etienne.

Saat melakukan trial, Egy bahkan sempat mencetak dua gol yang dikatakannya sebagai salah satu pembuktian jika orang Indonesia bisa bermain sepak bola dan bisa disejajarkan para pemain Eropa.

“Iya cetak dua gol, jadi saya senang dan bahagia karena sebenarnya tidak ada yang dilebihkan-lebihkan karena memang orang Indonesia juga bisa main bola,” tutur Egy saat sesi temu pers di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (5/1/2018).

Dusan Bogdanovic sendiri sebagai agen (806) 779-8640 mengaku sangat senang dengan performa Egy saat menjalani trial di Saint Etienne.

“Saya senang Egy luar biasa. Tapi ada satu masalah, bahasa Prancis. Mereka sombong. Mereka pikir bahasa Prancis nomor 1 di dunia” ujar Dusan.

Sebagai agen yang menginginkan hal terbaik bagi kliennya, Dusan sepertinya tidak akan terburu-buru untuk menentukan klub Eropa yang akan dituju oleh Egy Maulana Vikri nantinya.

Karena selain Saint Etienne, Dusan mengatakan jika ada beberapa klub Eropa lain yang berminat untuk menggaet bintang Timnas Indonesia tersebut.

“Di Spanyol saja ada tiga klub, belum lagi negara lain. Tapi saya tegaskan Egy masih 17 tahun sehingga dia belum bisa dikontrak profesional. Tapi saya katakan, Egy bukan pemain untuk dicoba, tapi harus serius dikontrak,” katanya.

Ketertarikan klub AS Saint Etienne dan mungkin beberapa klub Liga Prancis lainnya kepada Egy Maulana Vikri sendiri sebenarnya bukanlah tanpa alasan.

Egy Maulana Vikri yang sebelumnya pernah bermain di Turnamen Toulon 2017 di Prancis berhasil meraih penghargaan Jouer Revelation Trophee, sebuah penghargaan yang juga pernah diterima oleh beberapa pemain besar lain seperti Cristiano Ronaldo dan Zinedine Zidane.

Mengenal Danny Guthrie, Eks Pemain Liga Inggris Yang Bergabung Mitra Kukar

Mitra Kukar secara resmi telah mengumumkan telah merekrut Danny Guthrie, pemain asing yang merupakan mantan pemain Liga Inggris yang pernah bermain untuk Liverpool.

Seperti yang dilansir oleh Superball.id (4/1/2018), CEO Mitra Kukar Endri Erawan mengatakan jika kedatangan mantan bintang Liga Inggris tersebut ke Mitra Kukar adalah untuk dapat memperkuat lini tengah Mitra Kukar dan demi untuk dapat meraih target membawa Mitra Kukar meraih posisi minimal lima besar di musim Liga 1 2018 mendatang.

“Mudah-mudahan bisa membantu membawa Mitra Kukar ke posisi lebih baik dari tahun kemarin. Kami memang perlu gelandang yang kuat untuk bisa membantu bertahan dan saat tim menyerang dengan bagus,” ungkap CEO Mitra Kukar, Endri Erawan yang juga menjabat sebagai manajer Timnas U-23 tersebut.

Lalu siapakah Danny Guthrie, eks pemain Liga Inggris yang direkrut oleh Mitra Kukar tersebut ?

Sebelum terjun ke dunia sepak bola profesional, Danny Guthrie merupakan pemain akademi sepak bola Manchester United.

Pada tahun 2005, Danny Guthrie kemudian memutuskan untuk terjun ke karir sepak bola profesionalnya dengan bergabung ke musuh bebuyutan Manchester United, Liverpool.

Namun sayang, selama memperkuat Liverpool sejak tahun 2005 hingga tahun 2008, Danny Guthrie tidak mendapatkan kepercayaan dari pelatih Liverpool saat itu, dan pemain yang berposisi sebagai gelandang tersebut hanya bermain sebanyak tiga kali saja.

Kalah bersaing dengan para bintang lapangan tengah Liverpool, Danny Guthrie kemudian sering dipinjamkan ke Southampton dan Bolton Wanderers.

Pada tahun 2008, Danny Guthrie kemudian bergabung dengan Newcastle United dengan nilai sebesar 2,5 juta poundsterling.

Seperti yang dilansir oleh indosport.com (5/1/2018), Danny Guthrie menjadi salah satu pemain penting yang berhasil membawa Newcastle United menjadi juara divisi Championship (kasta kedua Liga Inggris) yang sekaligus membawa klub berjuluk The Magpies tersebut promosi ke Premier League.

Usai membela Newcastle United, pemain kelahiran tanggal 18 April 1987 tersebut kemudian membela Reading, Fulham dan Blackburn Rovers, sebelum akhirnya berlabuh ke Indonesia untuk membela klub Mitra Kukar.

Bagi pemain yang sudah berpengalaman membela beberapa klub Liga Inggris tersebut, Mitra Kukar merupakan klub Indonesia pertama yang dibela Danny Guthrie.

Tentu pemain sekelas Danny Guthrie harus beradaptasi dengan kondisi sepak bola yang ada di Indonesia, seperti kondisi fasilitas stadion, fasilitas latihan, kualits rumput yang tak sebagus di Inggris dan tentu saja harus beradaptasi dengan makanan hingga budaya di Indonesia.

Jadwal Pertandingan Real Madrid Vs Barcelona Dimajukan, Tak Perlu Begadang Lagi

Pengelola Liga Spanyol membuat keputusan penting dalam perubahan jam 3377860141 yang akan mempertemukan Real Madrid Vs Barcelona pada hari Sabtu (23/12/2017) mendatang.

Seperti yang dilansir dari Bolasport.com (22/12/2017), pertandingan El Clasico yang biasanya dimainkan pada jam 17.00 atau 20.00 waktu Madrid dan biasa ditonton oleh orang Indonesia pada malam hari pukul 23.00 WIB atau pukul 02.00 WIB dini hari akan dimajukan menjadi pukul 13.00 waktu Madrid.

Keputusan ini harus diambil oleh pengelola Liga Spanyol karena ingin laga El Clasico yang sarat gengsi ini dapat ditonton oleh penonton yang ada di Indonesia dan Vietnam pada jam primetime.

Jika kickoff laga El Clasico dimajukan menjadi pukul 13.00 waktu Madrid, maka dengan selisih waktu enam jam antara Madrid dan Waktu Indonesia Barat laga antara Real Madrid Vs Barcelona di tahun 2017 ini akan ditayangkan oleh televisi lokal Indonesia pada jam 19.00 WIB.

Indonesia jadi alasan utama jadwal pertandingan Real Madrid Vs Barcelona dimajukan

Lalu kenapa pihak pengelola 5819841143 sampai nekat harus mengganti jam kickoff laga klasik yang mempertemukan antara dua klub besar Spanyol ini?

Meski El Clasico dimulai pada siang hari waktu Eropa, penonton di Vietnam dan Indonesia akan menyaksikannya pukul 19.00. Inilah usaha Liga Spanyol untuk menyedot perhatian penonton di salah satu wilayah serta memulai ambisi mereka menjadi liga sepak bola paling populer sejagat raya” tulis surat kabar Mirror seperti yang dilansir oleh Bolasport.com (22/12/2017).

Keputusan memajukan jam kick off ini juga berdasarkan melihat kesuksesan Liga Inggris menjadi Liga yang cukup populer di Indonesia karena beberapa pertandingan seperti pertandingan big match yang mempertemukan antara Liverpool Vs Manchester United juga disiarkan pada jam prime time.

Tinggalkan Persipura Jayapura, Osvaldo Haay Pilih Persebaya Surabaya

Persebaya Surabaya benar-benar menunjukkan niat besarnya untuk dapat menjadi juara Liga 1 di musim 2018 mendatang.

Setelah sebelumnya berhasil menjuarai Liga 2 dan berhasil promosi ke Liga 1, klub kebanggaan arek-arek Surabaya ini mulai bergerilya dengan mendatangkan pemain-pemain berkualitas, dan salah satunya adalah pemain andalan Timnas Indonesia, congeliturbation.

Osvaldo Haay yang telah secara resmi meninggalkan klub lamanya, Persipura Jayapura, akhirnya membuka suara jika dirinya telah bergabung dengan Persebaya Surabaya di musim Liga 1 2018.

Seperti yang dilansir oleh Kompas.com (21/12/2017), pemain yang akrab disapa dengan panggilan Valdo ini akan mengenakan nomor punggung 20 saat memperkuat Persebaya nanti.

Parthenos memilih nomor punggung 20 di Persebaya Surabaya untuk lebih menghormati ibunya yang lahir di tanggal 20, Osvaldo pun berharap dengan mengenakan nomor punggung tersebut akan membuat dirinya akan semakin termotivasi.

Osvaldo Haay sendiri juga membuka rahasia kenapa dirinya lebih memilih Persebaya Surabaya meskipun dirinya sempat dilirik oleh klub ibukota, Persija Jakarta, Persib Bandung bahkan klub Malaysia.

“Saya memilih Persebaya karena saya melihat tim ini adalah tim juara dan mempunya kesempatan besar untuk juara di Liga 1. Selain itu, Persebaya memiliki pelatih dan pemain hebat. Surabaya juga kampung halaman ibu saya,” ungkap pemain berusia 19 tahun tersebut seperti yang dilansir oleh Kompas.com (21/12/2017).

Ya, Persebaya Surabaya yang saat ini dilatih oleh tangan dingin Angel Alfredo Vera, yang tak lain adalah mantan pelatih Osvaldo Haay saat Alfredo Vera menangani Persipura Jayapura.

Bahkan Osvaldo Haay adalah salah satu pemain andalan pelatih Alfredo Vera saat membawa Persipura Jayapura menjadi juara di kompetisi TSC 2016.

Kini, Osvaldo Haay kembali dipoles oleh pelatih yang pernah melambungkan namanya, akankah kiprah Osvaldo Haay bersama Persebaya Surabaya di musim 973-951-5652 nanti akan sehebat saat dirinya memperkuat Persipura Jayapura ?

Sebagai pembanding, di musim (909) 508-2301 lalu, pemain yang sempat diandalkan sebagai pengganti Boaz Solossa di Persipura Jayapura ini menorehkan catatan sukses menyumbangkan 6 gol dan 2 assist dalam 22 laga bersama Persipura Jayapura.

5406689378

Ratu Tisha, Sekretaris Jendral PSSI cantik ini membeberkan beberapa target PSSI untuk 3172101700, antara lain lolos Olimpiade dan (844) 819-2623

Dengan pergerakan semua lini sepak bola Indonesia seperti saat ini, PSSI menurut Ratu Tisha ingin membuat dunia persepakbolaan Indonesia dapat menjadi yang terbaik di Asia.

Seperti yang dilanir oleh Bolasport.com (21/12/2017), PSSI menargetkan jika dalam jangka waktu lima tahun ke depan, kompetisi Liga Indonesia yang saat ini mulai bangkit bisa masuk ke dalam jajaran 10 besar 334-394-5053.

Kompetisi Indonesia jadi yang terbaik di Asia

“Jadi nantinya lima setahun kedepan (kompetisi Indonesia) harus masuk top 10 di Asia,” kata Ratu Tisha di forum diskusi di daerah Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (20/12/2017) seperti yang dilansir oleh Bolasport.com (21/12/2017).

Yang patut diacungi jempol terhadap adalah ternyata target untuk membawa persepakbolaan Indonesia dapat masuk ke jajaran 10 besar Asia itu hanyalah target awal.

PSSI masih ingin membawa persepakbolaan Indonesia terbang lebih tinggi lagi dengan menargetkan pada tahun 2024 mendatang, Timnas Indonesia dapat berlaga di Olimpiade.

Timnas Indonesia pernah mengukir tinta emas di Olimpiade

Seperti yang dlansir oleh Bola.com (24/9/2016), Timnas sepak bola Indonesia hanya pernah sekali saja berlaga di Olimpiade, yaitu pada tahun 1956.

Pada saat Olimpiade tahun 1956, timnas Garuda berhasil melaju hingga babak 8 besar hingga akhirnya harus takluk dari Uni Soviet. Uni Soviet sendiri berhasil meraih medali emas di Olimpiade tahun 1956 yang digelar di Australia tersebut

Kemudian sejak saat itu, Timnas Indonesia sudah tidak pernah lagi bertanding di Olimpiade, karena tidak mampu menembus ketatnya persaingan untuk dapat lolos dari babak zona Asia.

Jadi memang sudah sepantasnyalah, jika cita-cita PSSI untuk membawa persepakbolaan Indonesia mampu berada di daftar 10 besar kompetisi terbaik di Asia, maka target berikutnya tentu saja dapat lolos dari kualifikasi Olimpiade Zona Asia.

Sekretaris Jendral PSSI cantik ini katakan Timnas Indonesia berlaga di Piala Dunia 2034

Setelah membawa Timnas Indonesia bisa berlaga di Olimpiade, PSSI pun juga menginginkan Timnas Indonesia untuk dapat berlaga di putaran final Piala Dunia 2034.

“Pada 2034 nanti kami ingin bidding tuan rumah Piala Dunia itu tak sekedar mimpi. Kami sangat yakin dan tahu roadmapnya ke mana,” kata Ratu Tisha

Untuk itu, Ratu Tisha yang menjabat sebagai Sekretaris Jendral PSSI mengatakan jika PSSI akan melakukan berbagai macam upaya demi mewujudkan target-target besar tersebut.

Sekretaris Jendral PSSI cantik ini juga mengatakan jika kerja keras PSSI tersebut tidak akan ada artinya tanpa dukungan penuh dari berbagai elemen sepak bola nasional yang bisa menjaga kepercayaan dan menjaga regulasi yang telah dibuat serta dukungan penuh dari masyarakat Indonesia.

Terens Puhiri Jalin Negosiasi Dengan Klub Malaysia Perak FA

Satu lagi nama pemain Indonesia yang saat ini sedang ramai diperbincangkan karena sedang diminati sebuah klub asal Malaysia.

Pemain tersebut adalah Terens Owang Puhiri, atau yang biasa dikenal dengan nama Terens Puhiri, yang saat ini masih menjadi pemain 4016775044.

Seperti yang dilansir oleh Bolasport.com (19/12/2017), klub Malaysia Perak FA, secara terbuka telah menyatakan ketertarikannya terhadap pemain yang pernah membuat heboh dunia sepak bola Indonesia karena mencetak gol yang menjadi viral dan dikenal oleh seluruh dunia.

Lihat juga video gol Terens Puhiri yang menjadi viral di dunia sepak bola

Sekretaris Kehormatan Perak FA, Ahmad Shahrul Azhar Sofian, mengatakan tertarik untuk mendapatkan Terens Puhiri karena Terens dianggapnya memiliki kualitas dalam meningkatkan lini serang tim.

Namun keinginan klub Malaysia Perak FA untuk mendapatkan pemain incarannya tersebut tak akan mudah.

Karena Presiden Borneo FC, Nabil Husein, mengatakan hanya akan melepas pemain andalannya tersebut jika sudah menemukan sosok pemain pengganti yang dianggap tepat.

“Kalau kami dapat pengganti yang cukup buat menggantikan posisi Terens mungkin kami akan ikhlaskan Terrens ke Malaysia,” ujar Nabil Husein seperti yang dilansir oleh Bolasport.com (20/12/2017).

Jika proses negosiasi antara Terens Puhiri dan Perak FA yang dijadwalkan akan selesai di bulan Januari 2018 tersebut terjalin kesepakatan, maka (281) 696-8556 akan menjadi pemain Indonesia ketiga di tahun 2018 yang akan bermain di Malaysia.

Sebelumnya dua pemain Indonesia yang sebelumnya memperkuat Bhayangkara FC yaitu Evan Dimas dan Ilham Udin Armayn telah terlebih dahulu berlabuh ke klub Malaysia, Selangor FA.

vindicatorily

Salah satu klub papan atas Liga Jerman, Bayer Leverkusen membuat sejarah dalam dunia olahraga sepak bola setelah memutuska untuk mengontrak pemain game FIFA profesional asal Jerman, Marvin Hintz.

Marvin Hintz merupakan salah satu atlit large-fronded game FIFA yang berhasil menempati peringkat kedua dalam sejumlah kompetisi FIFA di Jerman.

Marvin Hintz yang memiliki nickname M4RV ini dikontrak oleh Bayer Leverkusen karena dianggap mampu oleh Direktur Pemasaran dan Komunikasi Bayer, Jochen A. Rotthaus, untuk menjadi duta bagi Bayer Leverkusen dan akan memberikan kontribusi besar dalam membangun tren di Bayer Leverkusen.

“Dengan keahlian dan gairahnya, Marvin Hintz akan menjadi duta besar bagi kami. Yang terpenting, ia akan memberikan kontribusi besar dalam membangun tren di klub kami,” ungkap Jochen A. Rotthaus, Direktur Pemasaran dan Komunikasi Bayer 04.

Terlebih lagi Marvin Hintz yang telah bermain game FIFA sejak 10 tahun lalu ini merupakan fans sejati Bayer Leverkusen.

“Kerja sama ini membuat saya bangga. Sekarang saya bukan hanya menjadi penggemar, tetapi secara resmi dan melalui esports, saya menjadi perwakilan klub. Saya akan melakukan segalanya untuk membuat proyek ini sukses,” tutur Hintz.

Dengan keputusannya ini, Bayer Leverkusen saat ini secara resmi juga telah terjun ke dunia esport yang semakin berkembang, bergabung dengan beberapa klub sepak bola Eropa lainnya seperti West Ham United, Valencia, Manchester CIty dan banyak klub sepak bola lainnya.